Entah kenapa malam ini saya tiba-tiba mengenang perjalanan caving ke luweng jomblang dan hebatnya lagi saya menemukan thread di kaskus yang isinya membicarakan tentang luweng grubuk yang memang terhubung dengan luweng jomblang…. coba baca ini (luweng grubug.. serem tp dalemnya keren)
Sumpah.. semuanya seperti sudah diatur agar saya bisa mengenang perjalanan ke luweng jomblang… ahhh…
Oke.. untuk pengenalan, luweng jomblang adalah sebuah gua vertikal dengan lebar mulut entrance sekitar 60 meter dan kedalaman berkisar 60-80 meter tergantung dari titik rigging. Untuk menuruni luweng jomblang ini, terdapat empat titik rigging.

luweng jomblang yang bulat hitam dan luweng grubug ada di utaranya

entrance jomblang
Menuruni luweng jomblang yang vertikal, kita bisa gunakan satu set SRT (single rope technique). Saya ada cerita ketika eksplorasi luweng jomblang ini. Ketika saya sudah sampai di dasar dan sedang istirahat, tidak jauh dari hadapan saya, syuuuttttt…. bletakkkkk, jammer jatuh dari atas. Waduh… ternyata jammer bagus, teman seangkatan saya, jatuh ketika dia sedang akan turun.
“Wah… Ayam bakar nih ntar pulang!”, teriak saya kegirangan dan dari atas terdengar si bagus misuh-misuh. Iya, kami memiliki denda bagi orang yang lalai, semakin besar kelalaiannya semakin besar dendanya ( ya makan-makan itu
)
Begitu sampainya di dasar luweng jomblang, di sebelah baratnya akan kita temukan lorong yang sangat besar. Lorong tersebut yang akan menghubungi luweng jomblang dengan luweng grubuk.

lorong antara luweng jomblang dan luweng grubug
( sumber : kaskus.us )
Lorong tersebut sangat-sangat besar. Ketinggiannya ada sekitar 20 meter dan lebar sekitar 30 meter. Panjang lorong berkisar 100 meter.
Begitu kita sampai di luweng grubug, terdengar sayup-sayup bunyi arus sungai. Terus berjalan masuk.. kita akan disambut dengan keindahan luweng grubug…. sunbeam dan flowstone-nya yang sangat-sangat indah. Saya yang pertama kali masuk tidak bisa menahan decak kagum…. Embun-embun sungai naik ke atas, sehingga menghasilkan uap yang semakin membuat indah sunbeam yang masuk melalui entrance luweng grubug… Subhanallah…

sunbeam yang indah…
( sumber : flickr.com )

flowstone di luweng grubug
( sumber : flickr.com )
Sejenak saya terpana ketika melihat semuanya… seolah-olah luweng grubug menjadi ruang pameran sekumpulan karya seni. Ya… semuanya indah…
Namun di balik keindahannya itu, ternyata ada sejarah gelap. Luweng grubug dulu dijadikan sebagai tempat pembuangan anggota PKI. Dulu ketika munculnya gerakan pembasmian PKI 1966, setiap anggota PKI yang tertangkap dilempar dari atas, dari ketinggian 100 meter. Dalam sehari, dua-tiga truk pengangkut anggota PKI keluar masuk ke kawasan luweng grubug. Saya pernah lihat videonya dan memang di dalam luweng grubug ini ditemukan kerangka-kerangka manusia. Ahh.. sudahlah.. anggap saja itu sebagai sisi misteri luweng ini.
Luweng yang memiliki ketinggian 100 meter ini di dalamnya terdapat aliran sungai. Bahkan bisa dijadikan sebagai sarana rafting. Serukan? rafting dan caving satu paket.
Alhamdulillah-nya, sudah ada biro wisata yang bisa mengatur kegiatan ke jomblang dan grubug. Silahkan baca kalisucicavetubing. Sesekali berliburlah ke tempat ini, saya jamin kalian bakal ditakjubkan dengan karya seni Tuhan ini.

saya di dasar luweng grubug ( sesekali narsis lha )
NB : Dan gilanya lagi, kebetulan mengenang-kegiatan-caving ini terus berlanjut. Tadi setelah barcelona vs inter, di globalTV ada eksplorasi luweng jaran pacitan dengan anak-anak ASC ( mas raymond, mas dicky, mas sigit dan mas uchie ).. wew… saya kangen mereka
saya sedang rindu caving…